Tips Sederhana Dunia Dapur Untuk Para Ibu

Tips Sederhana Dunia Dapur Untuk Para Ibu Thoyron.Com
Views: 35

Dunia dapur adalah sebuah dunia yang nyaman bagi para ibu karena disitulah persoalan logistik rumah tangga dipersiapkan untuk suami dan anak-anaknya.

Di dapur biasanya juga disimpan berbagai bahan baku masakan seperti telur, cabai, aneka sayur, daging , ikan dan berbagai aneka bumbu.

Baca Juga :

Manfaat Susu Untuk Tanaman

Berikut ada tips sederhana tapi bermanfaat besar bagi para ibu untuk memudahkan mengolah dan mengelola aneka bahan baku yang digunakan di dunia dapur.

Tips Sederhana Dunia Dapur Untuk Para Ibu Thoyron.Com
  • Telur
    • Supaya telur rebus mudah dikupas, sebaiknya celupkan kedalam air es saat telur tersebut baru matang/masih panas.
    • Untuk mengetahui telur busuk atau tidak dapat digunakan tes apung air, jika telur itu mengambang diatas air itu berarti telur telah busuk.
    • Ketika akan mengocok telur untuk membuat aneka macam kue, pastikan telur dalam keadaan suhu ruang (bukan dingin karena baru keluar dari kulkas, hal ini bisa membuat adonan tidak mengembang).
Tips Sederhana Dunia Dapur Untuk Para Ibu Thoyron.Com
  • Cabai
    • Agar cabe tidak meletup-letup ketika digoreng, jangan lupa tusuk sedikit cabe tersebut dengan pisau sebelum digoreng.
  • Ketik mencuci kangkung, arnong/selada air atau genjer dan tanaman air lainnya sebaiknya dibilasan pertama bubuhkan sesendok garam lalu diamkan sejenak agar binatang-binatang kecil yang mungkin hidup dibatang dan daunnya mati. Biasanya disitu ada lintah, keong, ulat dan cacing air. Brokoli dan kembang kol juga sering ada ulatnya, jadi jangan lupa pula gunakan cara ini.
Tips Sederhana Dunia Dapur Untuk Para Ibu Thoyron.Com
  • Tahu
    • Supaya tahu lebih awet ketika disimpan, cuci bersih dengan air, kemudian siram dengan air panas, setelah itu bersihkan dengan tisu dapur, simpan didalam tupperware, tutup rapat, kemudian letakkan didalam kulkas. In syaa Allah tahan hingga 1 minggu.
  • Jika menyimpan sayuran di dalam kulkas, hindari menggunakani tas plastik kresek, gunakanlah koran atau majalah bekas. Dengan cara ini dapat mencegah air embun sayuran menggenang yang bisa berakibat sayur-mayur cepat busuk sehingga menjadi mubazir.
  • Untuk menetralisir bau dalam kulkas, belahlah kentang lalu letakkan di rak kulkas, kentang bisa menghilangkan bau tak sedap dalam kulkas.
  • Supaya ikan tidak lengket di wajan , gunakan wajan yang khusus untuk menggoreng, Ingat menggoreng ikan di wajan yang pernah atau sering dipakai untuk menumis, maka akan menyebabkan ikan goreng akan lengket dan hancur ketika dibalik, dapat juga olesi sedikit garam ke wajan sebelum dituangi minyak goreng.
  • Untuk menghilangkan rasa panas ditangan akibat terlalu lama berkontak dengan cabe atau sambal (kata orang jawa tangan wedhangen), bisa dilakukan dengan cara cuci bersih tangan dengan sabun sampai 2 atau 3 kali, kemudian di lap, dan masukkan tangan kedalam beras, benam dan remas-remas beras sebentar. Fiuuhhhf, dijamin rasa panas ditangan akan hilang.
  • Agar mata tidak pedih ketika mengiris bawang merah, letakkan wadah berisi garam disamping talenan, dengan cara ini Insyaa Allah ampuh menghindarkan mata dari rasa pedih.
  • Agar beras tidak dikunjungi kutu beras, letakkan sebungkus plastik yang berisi beberapa sendok kopi bubuk, kemudian beri sedikit lubang pada plastiknya. Kutu beras tidak suka aroma kopi. Jadi Insyaa Allah dia tidak akan berani datang ke beras.
  • Jika peralatan masak kusam akibat noda dari bumbu yang berwarna seperti kunir/kunyit, atau panci yang terlalu sering dibuat merebus air jadi kekuningan. Segera ambil sesendok baking soda, beri sedikit air, gosok-gosokkan ke panci, diamkan sebentar, lalu bilas. Jika masih ada noda bisa diulang lagi.
  • Agar kembang kates, daun kates/pepaya dan pare tidak terlalu pahit ketika dimasak, baiknya sebelum ditumis di rebus sebentar di air rebusan daun jambu biji (caranya, rebus air, ambil beberapa lembar daun jambu biji, tunggu hingga mendid1h, masukkan daun jambu, tunggu +- 5 menit, masukkan kembang/daun pepaya/pare) diamkan sebentar, matikan api. Baru setelah itu tiriskan dan siap untuk dimasak sesuai selera (kalau daun pepayanya untuk kulupan, bisa direbus hingga matang bersama daun jambu biji).
  • Jangan simpan didekat garam supaya tempe tidak mudah busuk,
  • Jika menyimpan daging di freezer, sebaiknya daging tidak sering keluar masuk freezer , hal ini bisa membuat bakteri berkembang biak. Potong-potong dulu dagingnya sesuai dengan kebutuhan lalu simpan di plastik kecil-kecil secara terpisah, sehingga ketika kita mengambil daging saat diperlukan saja sehingga daging tidak terkontaminasi bakteri.
    Semoga bermanfaat.

Baca Juga:

Manfaat Cangkang Telur Ayam Negeri

Tips Sederhana Dunia Dapur Untuk Para Ibu Thoyron.Com

Sumber: Aneka Resep

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Avatar

Uskhal

Uskhal adalah Pemilik dan Penulis di website Thoyron.Com.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.