Fakta Negara Qatar, Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Fakta Negara Qatar, Tuan Rumah Piala Dunia 2022
Views: 130

Negara Qatar atau dalam bahasa arab disebut dengan daulah Qatar, merupakan salah satu negara yang berada di kawasan timur tengah yang masih termasuk kedalam wilayah Asia Barat.

Negara Qatar sendiri terletak di sebuah semenanjung kecil di Jazirah Arab. Wilayah Qatar di kelilingi oleh Teluk Persia dan satu-satunya batas darat negara ini adalah dengan negara Arab Saudi di bagian selatan. Luas wilayah keseluruhan dari negara qatar mencakup area seluas 11.581 kilometer persgi.

Jika kita coba bandingkan dengan luas daerah di Indonesia, luas wilayah dari negara Qatar ini masih sedikit lebih besar dari luas wilayah Kabupaten Tambrauw di Provinsi Papua Barat, yang luas wilayahnya 11.529 kilometer persegi.

Baca Juga:

Negara Brunei Darussalam , Negara Kecil, Yang Kaya Raya

Sebagian besar wilayah negara Qatar terdiri dari dataran rendah yang tandus dan tertutup oleh pasir. Tanah di negara ini ditandai oleh sedikit bahan organik dan umumnya berkapur dan tidak produktif secara pertanian. Titik tertinggi negara ini adalah Qurayn Abu Albawl pada ketinggian 103 meter diatas permukaan laut, yang berada di pegunungan jebel dukhan.

Jumlah populasi di Qatar sangat berfluktuasi tergantung pada musim, pada tahun 2020 lalu, diperkirakan jumlah populasi penduduk negara Qatar mencapai 2.795.484 jiwa, dengan orang asing atau pendatang merupakan sebagian besar populasi Qatar. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 12% saja yang tercatat sebagai warga negara qatar, sementara 88% sisanya adalah warga pendatang atau ekspatriat.

Pertumbuhan ekonomi yang dimulai pada 1970-an menciptakan ekonomi yang bergantung pada pekerja asing. Kebanyakan pekerja asing ini berasal dari Pakistan, India dan Iran yang kini jumlahnya jauh melebihi jumlah warga asli qatar.

Agama Islam adalah agama resmi di negara ini, meskipun Islam bukan satu-satunya agama yang dianut di negara Qatar. Sekitar 65% dari populasi penduduk qatar adalah muslim dan sebagian besarnya adalah muslim sunni. Selain agama islam, agama Hindu, Kristen dan Budha adalah kelompok agama terbesar lainnya yang dianut oleh penduduk Qatar.

Bahasa Arab adalah bahasa resmi negara dan sebagian besar orang qatar berbicara dengan dialek Arab Teluk yang hampir mirip dengan yang digunakan di negara bagian sekitarnya. Selain bahasa arab, bahasa Inggris juga umum digunakan sebagai bahasa kedua di negara ini, terutama dalam kegiatan perdagangan.

Kota Doha yang terletak di pantai persia di wilayah timur, adalah kota terbesar sekaligus ibu kota dari negara Qatar. Kota Ini adalah pusat politik dan ekonomi negara. Kota Doha adalah kota dengan pertumbuhan tercepat di Qatar, dengan lebih dari 80% populasi negara itu tinggal di doha atau di wilayah pinggiran sekitarnya.

Qatar adalah negara emirat, negara ini diperintah oleh seorang emir turun-temurun dari keluarga bani Al-Thani. Negara ini dapat dianggap sebagai negara monarki konstitusional maupun monarki absolut. Hukum di negara ini tidak mengizinkan pendirian badan politik atau serikat pekerja. Emir Qatar yang turun-temurun memerintah sebagai otokrat dan memegang semua otoritas eksekutif dan legislatif, serta mengendalikan sistem peradilan.

Keluarga al-thani telah memerintah Qatar, sejak dinasti ini didirikan pada tahun 1825. Emir qatar saat ini adalah Syekh Tamim Bin Hamad Al Thani, dia adalah Emir ke-8 Qatar dan dan telah menjadi penguasa Qatar sejak 2013 ketika ayahnya Syekh Hamad Bin Khalifa turun tahta.

Qatar adalah negara dengan pendapatan ekonomi tinggi, ekonomi negara ini sebagian besar ditopang oleh cadangan gas alam dan minyaknya yang terbesar ketiga di dunia. Negara ini masuk dalam negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia. Negara Qatar juga digolongkan sebagai negara yang memiliki indeks pembangunan manusia yang sangat tinggi dan paling baik di antara negara-negara arab lainnya.

Sebelum ditemukannya minyak, perekonomian wilayah Qatar terfokus pada penangkapan ikan dan perburuan mutiara. Eksplorasi ladang minyak dan gas alam dimulai pada tahun 1939. Pada tahun 1973, produksi dan pendapatan minyak meningkat secara dramatis, membuat Qatar keluar dari peringkat negara-negara termiskin di dunia dan menjadikannya sebagai salah satu negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia.

Sejarah Qatar

Pendudukan manusia di wilayah qatar dimulai sejak sekitar 50.000 tahun yang lalu. Mesopotamia adalah peradaban pertama yang hadir di wilayah tersebut selama periode neolitik. Hal tersebut dibuktikan dengan penemuan pecahan tembikar yang berasal dari periode Ubaid di situs arkeologi al da’asa di wilayah pantai barat Qatar.

Wilayah semenanjung ini jatuh di bawah domain dari beberapa kerajaan yang berbeda selama tahun-tahun awal pemukiman, termasuk kekaisaran Seleukia, Parthia dan Sasania atau kekaisaran Neo Persia yang menguasai wilayah tersebut pada tahun 224 masehi.

Dibawah kekuasaan Sasania, wilayah Qatar berperan dalam aktivitas komersial kerajaan tersebut.

Qatar adalah penghasil komoditas mutiara dan bahan pewarna ungu untuk Sasania. Selama periode ini pula agama Kristen di perkenalkan di wilayah teluk persia oleh orang kristen mesopotamia.

Pada tahun 628 masehi, Nabi Muhammad SAW mengirim seorang utusannya kepada seorang pemimpin Arabia Timur yang bernama Munzir Ibn Sawa Al Tamimi, dalam pesannya Rasulullah meminta agar dia dan rakyatnya untuk menerima agama Islam.

Munzir memenuhi permintaan tersebut, dan karenanya, kemudian sebagian besar suku-suku Arab di wilayah itu juga masuk agama Islam. Setelah memeluk islam, orang-orang Arab memimpin penaklukan muslim atas Persia yang mengakibatkan jatuhnya kekaisaran Sasania.

Setelah kematian Nabi Muhammad SAW, untuk beberapa periode wilayah Qatar secara bergiliran di kuasai oleh dinasati-dinasti islam yang berkuasa saat itu, seperti Umayyah, Abbasiyah, Usfurid, dan Ormus.

Negara Qatar ini juga sempat berada di bawah kontrol portugis pada tahun 1521 hingga 1602. Qatar juga sempat menjadi wilayah perebutan antara kerajaan Bahrain dan Kerajaan Arab Saudi antara tahun 1783 sampai 1868 masehi.

Kekaisaran Ottoman berhasil menduduki wilayah Qatar pada tahun 1871, dan pada tahun 1872, Ottoman memasukkan qatar kedalam kekuasaan mereka.

Pendudukan Ottoman atas wilayah Qatar berlangsung hingga sekitar tahun 1913, sebelum kemudian wilayah ini menjadi protektorat dari Kerajaan Inggris. Pada tahun 1913, melalui konvensi Anglo-Turki, pemerintah ottoman setuju untuk melepaskan klaim mereka atas wilayah Qatar, dan akan menarik garnisun mereka dari Kota Doha.

Namun karena pecahnya perang dunia I, penarikan garnisun Ottoman dari Kota Doha baru bisa sepenuhnya dilakukan pada tahun 1915. Pada november 1916, penguasa Qatar saat itu Syekh Abdullah Bin Jassim Al Thani menandatangani perjanjian dengan Kerajaan Inggris, yang dengan demikian membawa Qatar kedalam trucial system of administration dengan Inggris. Hal Ini berarti bahwa Qatar melepaskan otonominya dalam urusan luar negeri, seperti kekuasaan untuk menyerahkan wilayah, dan urusan lainnya, dengan imbalan perlindungan militer Inggris dari ancaman eksternal.

Sementara penguasa Qatar tetap memiliki otoritasnya untuk urusan-urusan internal datau dalam negeri. Pada tahun 1935, pemerintah Qatar menandatangani perjanjian konsesi minyak dengan perusahaan minyak Inggris Anglo-Persian Oil Company, dan baru pada tahun 1939 sumber cadangan minyak di temukan di Kota Dukhan, namun eksploitasi dan pengembangan tambang minyak ini tertunda karena adanya perang dunia II.

Ekspor minyak pertama kali baru dimulai pada tahun 1949 setelah perang dunia berakhir. Minyak kemudian menjadi sumber pendapatan utama negara Qatar dan pendapatan ini digunakan untuk mendanai perluasan dan modernisasi infrastruktur qatar. Pada tahun 1968, inggris secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menarik diri dari wilayah Teluk Persia dalam kurun waktu 3 tahun.

Setelah pengumuman tersebut, Qatar, Bahrain dan 7 negara trucial lainnya terlibat dalam negosiasi untuk membentuk sebuah federasi, namun adanya perselisihan regional diantara negara-negara tersebut akhirnya memutuskan Qatar dan Bahrain untuk merdeka dan terpisah dari negara-negara trucial, 7 negara trucial ini yang kemudian menjadi negara Uni Emirate Arab.

Qatar secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan pada 3 september 1971 Perjanjian sebelumnya dengan inggris diganti dengan perjanjian persahabatan. Pada bulan yang sama qatar menjadi anggota Liga Arab dan Perserikatan Bangsa Bangsa.

Itulah sedikit ringkasan sejarah negara qatar dan untuk mengenal lebih jauh tentang negara ini berikut adalah 20 fakta tentang negara Qatar

Etimologi atau asal-usul nama Qatar kemungkinan berasal dari akar bahasa arab yang sama dengan qatura, yang berarti memancarkan. Kata Qatura berasal dari bahasa Arab Qatran yang berarti tar atau resin, yang berhubungan dengan sumber daya negara yang kaya akan minyak bumi dan gas alam Sumber lain mengatakan nama itu mungkin berasal dari Qatara, yang diyakini merujuk ke kota Zubara di Qatar sebuah pelabuhan dan kota perdagangan penting di wilayah tersebut pada zaman kuno.

Kata Qatara pertama kali muncul di peta ptolemy di semenanjung Arab. Desain bendera nasional negara Qatar memiliki kemiripan dengan desain bendera negara tetangganya, yaitu negara Bahrain. Perbedaan paling mencolok pada desain kedua bendera ini ada pada warna yang digunakan, Bahrain menggunakan warna merah dan putih, sementara qatar menggunakan warna merah marun dan putih. Selain itu, garis yang memisahkan warna pada bendera bahrain terdiri dari garis bergerigi 5, sementara pada bendera qatar bergerigi 9. Desain bendera nasional qatar secara resmi diadopsi sejak 9 juli 1971.

Arti dari bendera Qatar adalah, warna putih mencerminkan simbol perdamaian yang diakui secara internasional. Warna merah marun melambangkan pertumpahan darah selama beberapa perang yang dialami Qatar, khususnya pada paruh kedua abad ke-19. Garis bergerigi sembilan menunjukkan bahwa qatar adalah anggota ke-9 dari emirat yang didamaikan di Teluk Persia setelah menyimpulkan perjanjian qatar-inggris pada tahun 1916. Hingga tahun 1966, Qatar menggunakan rupee india sebagai mata uang negaranya, dalam bentuk rupee teluk. Ketika india mendevaluasi rupee pada tahun 1966, qatar, bersama dengan negara-negara lain yang menggunakan rupee teluk, memilih untuk memperkenalkan mata uangnya sendiri. Mata uang resmi qatar saat ini adalah riyal qatar, mata uang ini secara internasional di kodekan dengan QAR. Jika di konversi kemata uang negara kita, 1 riyal qatar memiliki nilai tukar sebesar 3.933 rupiah.

Menurut lembaga dana moneter internasional atau yang kita kenal dengan IMF, pada tahun 2020 lalu, diperkirakan produk domestik bruto atau PDB per kapita qatar adalah sebesar 138.910 dollar Amerika, menempatkannya jauh di depan luksemburg yang memiliki PDB 112,045 dollar di tempat kedua.

Sebelum tahun 1970-an, Qatar adalah salah satu negara termiskin di dunia. Sebelum ditemukannya cadangan minyak dan gas alam, perekonomian qatar sangat bergantung pada industri mutiara. Ekonomi negara ini sempat terpuruk pada periode tahun 1920-an dan 1930-an. Ketika mutiara budidaya dari Jepang yang memiliki harga lebih murah masuk ke pasar dunia. Tidak ada satupun dari sekitar 2 juta jiwa penduduk qatar yang hidup dibawah garis kemiskinan. Dan tingkat pengangguran di negara ini sangat rendah, kurang dari 1%. Bahkan, pernah dilaporkan pada tahun 2013, tingkat pengangguran di negara ini adalah 0,1%.

Saat ini, Qatar adalah salah satu negara yang memiliki standar hidup yang tinggi bagi warganya. Menariknya, penduduk Qatar tidak dibebani dengan tarif pajak yang tinggi. Mereka bahkan tidak perlu membayar pajak untuk setiap pengahasilan yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka.

Meski demikian, rakyat Qatar diwajibkan untuk membayar biaya keamanan sosial sebesar 5 persen dari penghasilan, sehingga ini mampu memenuhi kebutuhan anggaran negaranya.

Qatar bersama dengan Bahrain, adalah salah satu negara dengan tarif pajak terendah didunia. Pajak di kenakan pada perusahaan-perusahaan sebesar 10% dari total pendapatan Dan tarif tetap ini hanya berlaku untuk bisnis dan bukan untuk pendapatan individu. Namun pada tahun 2018, otoritas negara ini berencana untuk menerapkan pajak pada makanan siap saji dan barang mewah. Pajak ini akan diimplementasikan pada barang yang membahayakan tubuh, seperti makanan siap saji, produk tembakau, alkohol, minuman ringan dan daging babi.

Kekayaan negara ini sebagian besar ditopang oleh ekspor hasil olahan minyak bumi dan gas alam. Qatar adalah salah satu negara dengan cadangan gas alam dan cadangan minyak bumi terbesar di dunia. Negara Qatar adalah negara pengekspor gas alam cair terbesar di dunia. Sebagai negara penghasil minyak, harga BBM di negara ini bisa dikatakan sangat murah. Dikatakan bahwa jauh lebih murah mengisi penuh tangki mobil jika dibandingkan dengan harga 2 cangkir kapucino di starbuks.

Qatar adalah negara teraman di dunia. Pada tahun 2020 lalu, Qatar dinobatkan sebagai negara teraman di dunia menurut Numbeo crime Index. Dalam indeks tersebut Qatar memperoleh poin sebesar 11,9 dari skala penilaian 1 sampai 100.

Sebelumnya penghargaan ini juga pernah di berikan ke Qatar pada tahun 2017 dan 2019. Selain aman dari tindak kejahatan, qatar juga merupakan salah satu negara yang paling aman dari resiko bencana alam, Menurut para ilmuan, resiko atau kemungkinan bencana gempa bumi terjadi di qatar adalah 0,1%. Qatar adalah negara terdatar ke-2 di dunia setelah Maladewa. Ketinggian rata-rata daratan di negara ini adalah sekitar 28 meter diatas permukaan laut. Titik tertinggi negara ini adalah Qurayn Abu Al bBawl, dan hanya berada pada ketinggian 103 meter diatas permukaan laut, yang berada di pegunungan Jebel Dukhan.

Qatar adalah salah satu dari 4 wilayah di dunia yang tidak memiliki hutan. Hampir semua wilayah Negara Qatar adalah lanskap gurun dengan sedikit hutan dan tanaman hijau. Sebagian besar pepohonan dan lanskap hijau yang ditemui disini adalah buatan manusia. 3 wilayah lain yang tidak memiliki hutan adalah, San marino, Greenland, dan oman.

Khor Al-Adaid yang terletak di Qatar tenggara, adalah salah satu dari sedikit tempat di dunia di mana laut secara langsung bertemu dengan gurun Saat ini, khor Al-Adaid yang juga dikenal sebagai Inland Sea adalah salah satu tujuan utama wisata di Qatar.

Salah satu fakta menarik dari Qatar adalah negara ini dikenal sebagai yang pertama membuat pewarna ungu dari kerang. Pulau Al Khor adalah salah satu tujuan wisata paling indah dan populer di qatar. Ada penemuan item dari milenium ke-2 sebelum masehi, dan pulau itu disebut pulau ungu karena produksi bahan pewarna ungu yang terjadi di pulau ini.

Qatar juga memiliki warisan yang kaya, dengan situs-situs seperti Menara Barzan, dan Benteng Al Zubarah, yang bersama dengan karya-karya arkeologi di sekitarnya, telah diklasifikasikan sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Orang-orang Qatar suka memelihara burung elang, hal ini mungkin masih berkaitan dengan tradisi orang badui yang memelihara elang untuk membantu mereka dalam berburu. Olahraga falconry bahkan dianggap sebagai salah satu olahraga penting di Qatar. Negara ini bahkan memiliki pasar khusus elang. Falcon souq adalah pasar khusus di Kota Doha, dimana orang dapat membeli segala kebutuhan untuk burung elang.

Negara Qatar saat inimenjadi tuan rumah pergelaran besar Piala Dunia FIFA 2022. Piala Dunia 2022 menjadi sejarah karena sejumlah alasan, dengan Qatar menjadi negara terkecil dan negara Arab pertama yang pernah menjadi tuan rumah turnamen tersebut. Piala Dunia di Qatar Ini juga akan menjadi yang pertama diadakan selama musim dingin

Sumber: YouTube

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Avatar

Uskhal

Uskhal adalah Pemilik dan Penulis di website Thoyron.Com.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *