2 Proyek Sumatera Barat Nan Gadang Bana

Views: 48

2 Proyek Sumatera Barat Nan gadang Bana (Dua proyek raksasa) ternyata cukup diperhitungkan dan mengagetkan dunia yaitu Tol Terowongan Termegah di Asia dan Flyover (jembatan layang) Sitinjau Lauik mudah-mudahan membawa Sumatera Barat lebih maju dan sejahtera karena dua akses tersebut salah satu akses terpenting di ranah Minang.

Siapa sangka Sumatera Barat memiliki mega proyek jalan tol. Jalan Tol Padang – Pekanbaru adalah jalan tol bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Kota Padang dengan Kota Pekanbaru.Dua kota penting di pulau Sumatera.

Jembatan Kelok 9: Keindahan Alam Dan Kecanggihan Teknologi

Dua Proyek Sumatera Barat ini, ruasnya berada di Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau melewati Lembah Anai yang merupakan deretan tebing curam yang terletak di Padang Panjang terus menyeberang jurang di Ngarai Sianok, Bukittinggi dan bersambung dengan kelok sembilan di Payakumbuh.

Tol sepanjang 255 km dengan rute Padang menuju Bukittinggi sampai ke Pekanbaru akan segera dimulai dan yang luar biasa dari proyek ini adalah adanya terowongan sepanjang 8,95 km.

Yang berada tepatnya di daerah Payakumbuh. Terowongan yang menembus Bukit Barisan tersebut akan menjadi terowongan tol pertama di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera dan terowongan tol terpanjang di Indonesia.

Pulau Sumatera Nan Eksotik Nan Mempesona

Tahap awal salah satu proyek Sumatera Barat Toll Padang Pekanbaru dilakukan peletakan batu pertama Padang-Sicincin, untuk membangun terowongan tersebut dibutuhkan dana sekitar Rp9 triliun dari total Rp78,09 triliun pembangunan keseluruhan, jadi untuk terowongan saja sudah menghabiskan dana Rp9 Triliun.

Pada tanggal 27 Oktober 2022, Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru – Padang Seksi 6 Pekanbaru – Bangkinang telah resmi beroperasi dan dibuka untuk umum serta belum dikenakan tarif karena masih dalam tahap uji coba.

Selain itu Provinsi Sumatera Barat tengah mempersiapkan diri untuk memasuki era baru dalam kemajuan infrastruktur dengan proyek besar Flyover Sitinjau Lauik.

Proyek Sumatera Barat ini diproyeksikan akan menjadi salah satu flyover termegah di dunia dilihat dari bentuknya yang unik dan merah.

Proyek ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan keamanan transportasi.

Mengatasi Tanjakan Ekstrem Sitinjau Lauik

Jalur Sitinjau Lauik yang menghubungkan Kota Padang dan Kabupaten Solok selama ini dikenal dengan tanjakan ekstremnya, mencapai gradien hingga 26%.

Jalur ini menjadi tantangan besar, terutama bagi kendaraan berat seperti truk, yang sering menghadapi kesulitan dalam menanjak atau melaju di turunan curam.

Selain itu, kondisi jalan yang berliku dan sering diliputi kabut tebal menambah tingkat kesulitan dan berisiko menimbulkan kecelakaan.

Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dengan panjang sekitar 7,81 km dan nilai investasi sebesar Rp4,8 triliun akan mengatasi berbagai masalah tersebut.

Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat ini dirancang untuk mengurangi gradien kemiringan jalan dari 26% menjadi 8%, yang diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara.

Flyover Sitinjau Lauik merupakan sebuah flyover yang berada di Jalan Padang–Solok tepatnya di Lubuk Kilangan Kota Padang, Sumatera Barat. Flyover ini rencananya akan dibangun dengan Skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan Hutama Karya sebagai kontraktornya dengan nilai Investasi mencapai 4,8 triliun.[1]

Flyover Sitinjau Lauik ini direncakan memiliki dua Panorama yaitu Panorama 1 dibangun diperkirakan nilai Investasinya mencapai 1,163 Triliun yang rencananya dibangun sepanjang 2,78 KM dengan 4 buah Jembatan Layang dengan Lebar badan jalan flyover 2 X 3,5 meter ditunjang bahu luar selebar 1,5 meter dan trotoar 0,5 meter [2][3] dan untuk Panorama 2 nilai Investasinya diperkirakan mencapai 2,051 Triliun.

Pembangunan Flyover ini untuk memperbaiki aspek geometrik jalan menjadi lebih baik yakni, gradien maksimal dari yang awalnya 26% menjadi 8% dan radius tikungan yang semula kurang dari 15 meter menjadi kurang dari 95 meter, dan jarak pandang menjadi lebih baik.Fly over ini terdiri dari jalan dan jembatan dengan 5 tahap pengerjaan buat jalan, dan 4 tahap untuk jembatan.

2 Proyek Sumatera Barat Nan Gadang Bana

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Dunia Properti